Membantu kucing dan anjing menjalani kehidupan yang paling sehat.

Mencegah Kucing Stres selama Pandemi

Cat sitting under a table indoors
Hidup kita berubah karena pandemi, begitu juga untuk hewan peliharaan kita. Menghabiskan lebih banyak waktu di rumah berarti lebih lama berbagi ruang dengan mereka. Hal ini bisa disambut baik atau justru sebaliknya oleh mereka, terutama kucing.

Kucing adalah hewan yang mandiri. Perubahan di lingkungan tinggal, berkurangnya privasi, atau perhatian berlebihan bisa mengganggu mereka dan menyebabkan stres. Jika kucing Anda menunjukkan perilaku seperti nafsu makan turun, lebih sering menjilat dirinya (grooming), sering bersembunyi, tidur lebih lama, mengalami konstipasi atau diare, bersuara lebih keras, atau kencing di luar kotak pasirnya, tandanya mereka mengalami stres dan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mencegah kucing Anda mengalami gangguan kesehatan lebih jauh.

 Cara kucing menunjukkan stresnya

How cats might show signs of stress illustration
  • Vokalisasi yang berlebihan
  • Buang air di luar kotak pasirnya
  • Konstipasi atau diare
  • Tidur lebih banyak
  • Bersembunyi
  • Grooming yang berlebihan
  • Selera makan yang berkurang

Jika Anda khawatir bahwa kucing Anda menunjukkan gejala stres, lebih baik kunjungi klinik hewan Anda untuk mengantisipasi masalah kesehatan lainnya. 

Selain itu, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

Memberikan privasi

Biarkan kucing yang memilih kapan mereka diberikan perhatian. Jika mereka ingin disayang, mereka akan datang kepada Anda dan pergi saat merasa cukup. Ini normal dan bukan berarti mereka membenci Anda. Jangan pernah memaksa atau terburu-buru mengenalkan kucing atau baru pada mereka.
Your cat needs to be able to walk away when they want your interaction to stop. Otherwise, they will have to communicate that they need space in another way, and that could mean showing fear or aggression by snipping, scratching or biting.
Author
— Franck Péron, European Veterinary Specialist in Animal Welfare, Royal Canin Scientific Support (Specialist)

Menyediakan ruang aman

Setiap kucing membutuhkan ruang aman dan tenang untuk mereka menghabiskan waktu sendiri. Tak perlu ruang sendiri, pojok kamar atau rumah-rumahan dari kardus cukup untuk mereka asalkan jauh dari gangguan suara dan aroma yang kuat, misalnya pengharum ruangan atau kotak pasir mereka. Jangan ganggu mereka saat mereka sedang ‘me time’ di sini.

Cat sitting in a quiet area indoors illustration

 

Seringkali kucing suka duduk di tempat yang lebih tinggi untuk bersembunyi dan memantau lingkungan sekitarnya. Jadi, siapkanlah lebih banyak ruang vertikal yang dapat mereka panjatkan. Anda juga dapat menyediakan pohon kucing atau rumah kucing yang ditempel pada dinding. 

Ruang seperti ini dapat dianggap sebagai tempat yang nyaman di mana kucing Anda bisa tidur atau bersantai. Membiarkan kucing menyendiri di tempat yang mereka sukai sangatlah penting, jadi biarlah mereka berperilaku sealaminya tanpa diganggu oleh anggota keluarga manapun. 

Jika Anda memiliki lebih dari satu kucing, maka mereka akan memerlukan tempatnya masing-masing. Anda perlu menyediakan tempat untuk beristirahat dan tidur, beberapa pasir kucing (setidaknya satu per kucing, plus satu kotak pasir tambahan) dan mangkok makan dan minum yang terletak di lokasi-lokasi yang berbeda. Ini akan mengurangi kompetisi dan membuat hubungan antar kucing lebih damai.

 

Mengenali bahasa tubuh kucing

Kucing berkomunikasi dengan bahasa tubuh. Kenali tanda-tandanya, semisal kuping menghadap depan dan mata terpejam menandakan mereka sedang merasa aman. Contoh lainnya, jika Anda mengelus mereka dan ekor mereka mengayun-ayun ke samping, artinya mereka merasa tidak nyaman.

Cara mengetahui saat kucing Anda membutuhkan perhatian 

Saat kuping kucing Anda menghadap ke depan dan mata mereka membundar atau dipenjamkan, artinya mereka sedang merasa nyaman dan tenang. Jika mereka mengeluskan kepala dan ekor pada Anda, itu pertanda bahwa mereka merasa akrab dengan Anda, jadi silahkan membalas kasih sayangnya. 

Cara mengetahui saat kucing Anda perlu menyendiri

Jika telinga kucing Anda rata dan pupilnya membesar, ia mungkin merasa agresif. Jika Anda membelai kucing dan mulai mengibas-ngibaskan ekornya, ia mungkin mencoba memberi tahu Anda bahwa ia tidak menyukainya. Tidak seperti anjing, ekor yang berdesir bukanlah tanda kebahagiaan, melainkan tanda bahwa mereka merasa gelisah dan gelisah.

Memberikan perhatian kepada kucing Anda 

Meskipun kucing Anda menikmati waktu menyendiri, tetap penting untuk memberinya perhatian dalam dosis kecil.

Bermain dengan kucing Anda adalah cara yang bagus untuk berinteraksi. Ini bukan hanya olahraga yang sehat bagi mereka, tetapi juga merangsang mental dan memperkuat ikatan di antara kalian. Permainan yang melibatkan mengejar dan menangkap memungkinkan mereka memenuhi naluri alami mereka, jadi cobalah melempar bola koran yang digulung atau bola ping pong yang memantul agar mereka tetap terhibur. Permainan apa pun yang Anda pilih untuk dimainkan dengan kucing Anda, penting untuk menggunakan mainan atau benda alih-alih tangan Anda. Selain itu, pastikan Anda mengawasi mereka dan membuat setiap sesi tetap singkat.

Dengan mengawasi hewan peliharaan kami selama masa sulit ini, kami dapat memastikan bahwa perubahan pada rutinitas harian kami tidak berdampak negatif pada kesehatan mereka. Jika Anda khawatir kucing Anda menunjukkan tanda-tanda stres, bicarakan dengan dokter hewan untuk mendapatkan saran lebih lanjut. 

  • Kesejahteraan umum

Sukai & bagikan halaman ini

Artikel Terkait

Lima Kebebasan Hewan: Kunci Kesejahteraan Mereka

Dokter Hewan, Sahabat Kita

Benarkah Kucing Sulit Dimengerti?