Membantu kucing dan anjing menjalani kehidupan yang paling sehat.

Hidup Bersama Hewan Senior, Memori Berkesan Untuk Kamu dan Dia

Kesan bagi pemilik hewan

Secara fisik, dilihat dari bentuk badan, rambut panjang hingga bentuk wajah yang menggemaskan, hewan kesayangan tentu mampu memberikan hiburan tersendiri bagi pemiliknya. Tidak hanya itu, tingkah laku dan kebiasaan yang lucu hingga menjengkelkan akan memberikan suatu memori berkesan bagi si pemilik hewan. 

Penuaan yang tak disadari

Seiring berjalannya waktu, hewan akan mengalami fase penuaan dalam hidupnya. Ketika hewan telah mencapai usia senior akan banyak perubahan yang dialaminya. Perubahan tersebut meliputi kondisi kesehatan dan aspek fisiologi lainnya hingga ke perubahan yang paling mudah terlihat, yaitu perubahan tingkah laku dan gestur tubuh [4]. 

Perubahan perilaku di masa tua

Beberapa contoh perubahan perilaku pada hewan senior seperti adanya gangguan kecemasan, sulit tidur dan kerap terbangun di malam hari, hingga sindrom disfungsi kognitif (CDS) [3]. Hewan senior umumnya juga tidak terlalu tertarik dengan interaksi ataupun aktivitas fisik yang melelahkan [3].
Ketika memutuskan untuk mengadopsi hewan senior, berarti Anda telah siap untuk berbagi kehidupan bersamanya. Hidup bersama hewan akan memunculkan rasa simpati, empati, dan tanggung jawab dalam diri Anda [2]. Sedangkan bagi hewan, setiap kejadian yang dilaluinya bersama Anda akan menimbulkan memori tak terlupakan di dalam hidupnya. 
Content Block With Text And Image 1

“Lalu, apa saja yang dapat mempengaruhi dan menciptakan memori pada hewan senior?”

Mulai dari diri kita

Jawaban utamanya adalah kita! Seekor hewan senior tentunya telah mengalami berbagai hal di dalam hidupnya. Dirawat dengan penuh cinta kasih, dijadikan teman berpetualang, ataupun ditinggalkan begitu saja di tepi jalan, semua hal indah hingga menyakitkan ini akan membentuk memori bagi seekor hewan.
Beberapa aspek lainnya seperti postur dan ekspresi wajah ketika berinteraksi dengan hewan, vokalisasi terhadap hewan, perhatian, hingga respon kita terhadap rangsangan atau perilaku hewan juga akan berpengaruh terhadap tingkah laku, memori, dan kenangan yang terbentuk dalam diri seekor hewan [1,3].  
Berbeda dengan hewan muda, hewan senior umumnya lebih terlatih dan lebih memahami perilaku manusia. Hewan senior juga akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan rumahnya, terutama jika mereka sudah pernah dipelihara orang lain sebelumnya. Tidak hanya itu, hewan senior juga umumnya lebih mandiri dan dapat memahami jika Anda tidak memiliki terlalu banyak waktu untuk bermain bersamanya.
Hal menarik lainnya adalah seekor hewan senior juga merupakan teman baik yang penuh cinta! Terlepas dari memori menyakitkan yang mungkin pernah dialaminya, seekor hewan tetap akan memiliki rasa cinta dan terima kasih kepada setiap orang yang bersedia untuk merawat dan menyayangi mereka. Memiliki keluarga baru yang penyayang pada masa tua tentu akan menjadi memori berkesan bagi seekor hewan senior.

Kenangan berkesan baginya

Sebagai pemilik yang baik tentunya kita menginginkan hewan senior memiliki memori berkesan selama hidup bersama kita, bukan? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan:

Panggil Hewan Senior dengan Panggilan Kesayangan
Walaupun hewan tetap akan merespon segala bentuk panggilan yang ditujukan kepadanya, nama dan panggilan tertentu juga dapat mempengaruhi memori hewan. Hal ini karena umumnya pemilik akan merasa bahagia dan percaya diri saat memanggil hewan dengan nama tertentu yang diberikannya, sehingga akan mempengaruhi ikatan emosional diantara keduanya. 

Berikan Dia Sentuhan dan Jadikan Dia Partner
Sentuhan pada hewan tidak hanya sebagai bentuk rasa cinta dan kasih, tetapi juga dapat meringankan gangguan kecemasan yang mungkin timbul pada hewan senior Anda. Hewan senior yang umumnya telah terlatih dan lebih memahami manusia juga merupakan partner yang tepat untuk melakukan berbagai aktivitas seperti berjalan, berlari, atau sekedar bermain bersama di rumah. Tidak lupa pula pastikan aktivitas fisik tersebut tidak terlalu melelahkan bagi hewan senior Anda. 

Penuhi Kebutuhannya!
Hewan senior tentunya memiliki kebutuhan khusus yang berbeda dengan hewan lainnya. Pastikan untuk selalu merawatnya dengan baik, mencukupi kebutuhan nutrisinya, dan bawa hewan kita berkonsultasi ke dokter hewan secara berkala untuk mengetahui kondisi kesehatannya dengan tepat. 

Ajarkan Dia Tentang Tanggung Jawab
Walaupun hewan senior umumnya telah terlatih, Anda tetap perlu mengajarkannya tentang tanggung jawab. Beberapa kebiasaan buruk yang mungkin dimiliki hewan senior dapat diperbaiki melalui interaksi intens antara Anda dengannya. Berikan hewan Anda hadiah jika ia berhasil mengerjakan tanggung jawabnya dan beri ia teguran kecil ketika melanggar peraturan. 
Walaupun tidak banyak lagi waktu yang bisa diberikannya untuk menemani Anda, hewan senior tetap akan menyayangi dan memberikan rasa cintanya pada Anda hingga akhir hidupnya. Jadi, jika Anda belum memiliki memori berkesan bersama hewan senior, sebaiknya jangan tunggu terlalu lama lagi! Sudah saatnya Anda untuk mengadopsi hewan senior dan menciptakan berbagai memori berkesan bersamanya!

 

Siap untuk adopsi?

Adopsi di Sini
Content Block With Text And Image 2

Tentang Penulis

Annisa Cantika Indra, Universitas Syiah Kuala

Annisa Cantika Indra yang kerap disapa Ica adalah seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Selain menjadi Royal Canin Vet Student Ambassador periode 2020-2021, Ica juga merupakan Sekretaris Divisi Kesekretariatan UKM Miproheksa. Diluar aktivitas kampus, Ica memiliki hobi menonton serial drama Korea, menyanyi, dan bermain bersama kucing. Salah satu harapan dan impian terbesar Ica kedepannya adalah memiliki klinik hewan dan shelter khusus bagi stray animals. Selengkapnya tentang Ica bisa dicek melalui Instagram @cantikaaannisaa. 
Content Block With Text And Image 3

Referensi

[1] Duranton, C., Bedossa, T. dan Gaunet, F. (2016). When facing an unfamiliar person, pet dogs present social referencing based on their owners’s direction of movement alone. Animal Behaviour, 113 (10) : 147-156.
[2] Johnson, A. dan Bruneau, L. (2019). Pets and Relationships : How Animals Help Us Understand Ourselves and Our Connections With Others. Clinician’s Guide to Treating Companion Animal Issues. 11 (1) : 173-191.
[3] Landsberg, G.M., DePorter, T. dan Araujo, J.A. (2011). Clinical signs and management of anxiety, sleeplessness, and cognitive dysfunction in the senior pet. Veterinary Clinics of North America Small Animal Practice, 41 (3) : 565-590.
[4] Webb, L.E., Veenhoven, R., Harfeld, J.L. dan Jensen, M.B. (2018). What is animal happiness?. Annals of The New York Academy of Sciences, 1 (1) : 62-76.

Artikel Terkait

Di Masa Tua: Perlukah Hewan Senior Berolahraga? 

Kesehatan Mental Anjing: Sama Penting dengan Kesehatan Fisik

Menjaga Kesehatan Fisik Anjing: Menyehatkan dan Mengakrabkan