Article
10 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Anjing Berukuran Giant
Anjing berukuran raksasa selalu menarik perhatian karena postur mereka yang mengesankan. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu Pet Mates ketahui sebelum memutuskan untuk memelihara salah satunya, yaitu:
Ibrahim, V.D., 2021. KLASIFIKASI JENIS ANJING MENGGUNAKAN METODE CNN BERBASIS MOBILE (Doctoral dissertation, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Kurniyawan, A., Ferasyi, T.R. and Hanafiah, M., 2021. Survei Prevalensi Ektoparasit pada Populasi Anjing Pemburu (Canis Lupus familiaris) di Kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Sain Veteriner, 39(2), pp.161-167.
Murfi, A., Zuhrawati, Z., Sugito, S., Rusli, R., Azhar, A. and Harris, A., 2016. KADAR GLUKOSA DARAH ANJING KAMPUNG (Canis familiaris) SEBELUM DAN SESUDAH BERBURU DI KENAGARIAN MUNGO KECAMATAN LUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT (Blood Glucose Levels of Dogs (Canis familiaris) Pre and Post Hunting in Kenagarian Mungo, Luak, Lima Puluh Kota, and West Sumatera). Jurnal Medika Veterinaria, 10(1), pp.45-47.
Nurlia, N., Nur, F. and Wirawan, H.P., 2023. Uji histopatologi sebagai metode baru dalam diagnostik penyakit rabies pada anjing liar. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 3(2), pp.60-64.
Putra, G.M.I.S., 2023. Estimasi Massa Tubuh Anjing di Yogyakarta Menggunakan Dua Jenis Persamaan Regresi (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
Putra, I.G.A.A., The Relationship of Body Size to Behavior in Kintamani Dogs. Buletin Veteriner Udayana Volume, 15(2), pp.320-324.
Sinaga, B.V. and Hariani, N., 2019. Prevalensi dan intensitas ektoparasit pada anjing peliharaan (Canis familiaris) di Kalimantan Timur, Indonesia. Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah, 7(5), pp.43-52.
Utami, S. and Sumiarto, B., 2010. Identifikasi virus rabies pada anjing liar di kota Makassar. Jurnal Sain Veteriner, 28(2).
1. Pertumbuhan dan Ukuran
Anjing raksasa, seperti Great Dane dan Mastiff, mencapai tinggi dan berat yang luar biasa. Pertumbuhan mereka yang cepat memerlukan perhatian khusus terhadap nutrisi dan kesehatan tulangnya.2. Kebutuhan Nutrisi
Mereka memerlukan asupan nutrisi yang disesuaikan dengan ukuran tubuhnya. Diet seimbang yang kaya protein dan kalsium penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.3. Masalah Kesehatan
Anjing berukuran besar rentan terhadap masalah kesehatan seperti masalah tulang, persendian, pencernaan, dan kulit. Pemantauan kesehatan rutin dan konsultasi dengan dokter hewan sangat penting.4. Harapan Hidup
Angka harapan hidup anjing ras raksasa dapat mencapai lebih dari 10 tahun tentunya dengan pemeliharaan yang baik, rutin ke dokter hewan, dan nutrisi yang tepat.5. Ruang dan Lingkungan
Mereka membutuhkan ruang yang cukup untuk bergerak. Lingkungan yang sempit dapat menyebabkan stres dan masalah perilaku.6. Perilaku dan Temperamen
Meskipun ukurannya besar, banyak ras anjing raksasa dikenal ramah dan lembut. Namun, pelatihan dan sosialisasi sejak dini tetap diperlukan untuk memastikan perilaku yang baik.7. Biaya Perawatan
Pet Mates juga harus mempersiapkan biaya yang lebih untuk merawat anjing ras raksasa ya, yaitu termasuk untuk makanan dan perawatan kesehatannya.8. Aktivitas Fisik
Meskipun tidak seenerjik beberapa ras yang lebih kecil, anjing raksasa tetap memerlukan aktivitas fisik rutin untuk menjaga kesehatan dan mencegah obesitas, sehingga mencegahnya mengalami masalah persendiaan.9. Genetika dan Pembiakan
Ukuran besar mereka adalah hasil dari pembiakan selektif. Genetika memainkan peran penting dalam menentukan ukuran dan kesehatan mereka.10. Komitmen Waktu dan Energi
Memelihara anjing berukuran raksasa sama hal nya dengan memelihara anjing ras lainnya yaitu memerlukan komitmen waktu, energi, dan tentunya biaya dari Pet Mates. Mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, pelatihan, dan perawatan yang konsisten.
Referensi:
Amalia, A.R., Suatha, I.K. and Suartini, I.G.A.A., 2019. Perbedaan morfometri anjing kintamani bali yang dipelihara di kabupaten bangli dan kota Denpasar. Indonesia Medicus Veterinus, 8(1), pp.119-130.Ibrahim, V.D., 2021. KLASIFIKASI JENIS ANJING MENGGUNAKAN METODE CNN BERBASIS MOBILE (Doctoral dissertation, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Kurniyawan, A., Ferasyi, T.R. and Hanafiah, M., 2021. Survei Prevalensi Ektoparasit pada Populasi Anjing Pemburu (Canis Lupus familiaris) di Kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Sain Veteriner, 39(2), pp.161-167.
Murfi, A., Zuhrawati, Z., Sugito, S., Rusli, R., Azhar, A. and Harris, A., 2016. KADAR GLUKOSA DARAH ANJING KAMPUNG (Canis familiaris) SEBELUM DAN SESUDAH BERBURU DI KENAGARIAN MUNGO KECAMATAN LUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT (Blood Glucose Levels of Dogs (Canis familiaris) Pre and Post Hunting in Kenagarian Mungo, Luak, Lima Puluh Kota, and West Sumatera). Jurnal Medika Veterinaria, 10(1), pp.45-47.
Nurlia, N., Nur, F. and Wirawan, H.P., 2023. Uji histopatologi sebagai metode baru dalam diagnostik penyakit rabies pada anjing liar. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 3(2), pp.60-64.
Putra, G.M.I.S., 2023. Estimasi Massa Tubuh Anjing di Yogyakarta Menggunakan Dua Jenis Persamaan Regresi (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
Putra, I.G.A.A., The Relationship of Body Size to Behavior in Kintamani Dogs. Buletin Veteriner Udayana Volume, 15(2), pp.320-324.
Sinaga, B.V. and Hariani, N., 2019. Prevalensi dan intensitas ektoparasit pada anjing peliharaan (Canis familiaris) di Kalimantan Timur, Indonesia. Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah, 7(5), pp.43-52.
Utami, S. and Sumiarto, B., 2010. Identifikasi virus rabies pada anjing liar di kota Makassar. Jurnal Sain Veteriner, 28(2).
Sukai & bagikan halaman ini